Ekonomi Rakyat – Batik

BATIK Hari-hari diawal bulan Oktober, merupakan hari-hari yang penuh dengan warna dan gairah nasionalisme. Dengan ditetapkannya batik sebagai Peninggalan Budaya bangsa Indonesia oleh Unesco pada tanggal 2 Oktober 2009 yang lalu, sepertinya telah memberikan energi baru, antusiasme, dan masa depan bagi dunia batik kita. ?Di mal sepertinya ada pesta, banyak...Read more

Ekonomi Rakyat – Celengan

CELENGAN Seperti halnya setiap bulan puasa, tahun ini kita menyaksikan lebih banyak kuli sindang yang menunggu pekerjaan dibandingkan dengan biasanya. Mereka berkumpul di tempat strategis sekitar simpang jalan atau jembatan, tidak jauh dari proyek pembangunan jalan atau proyek gedung. Kebanyakan dari mereka adalah pekerja bangunan dadakan atau musiman, tetapi ada...Read more

Ekonomi Rakyat – Malaysia Lagi

MALAYSIA LAGI…… Lagi-lagi kta berhadapan dengan Malaysia, gara-gara tari Pendet dari Bali dan wayang kulit dijadikan bagian dari iklan pariwisata Malaysia yang ditayangkan TV internasional. Siapa yang tidak geram, Malaysia terus menerus membuat ulah seenaknya, mulai dari pengakuan batik dan reog Ponorogo sebagai bagian budaya mereka, sampai masalah pengakuan pulau...Read more

Ekonomi Rakyat – Wakil Rakyat Lupa

WAKIL RAKYAT LUPA . . . . . Rasa kecewa, sedih, marah dan jengkel merasuk kesebagian masyarakat Indonesia yang menyaksikan tayangan TV atau membaca berita bahwa Dewan Perwakilan Rakyat lupa mengumandangkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya diawal Pidato Kenegaraan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Apakah rasa kebangsaan para elite politik...Read more

Ekonomi Rakyat – Bunga Kegembiraan dan Kesedihan

BUNGA KEGEMBIRAAN DAN KESEDIHAN Penghuni planet bumi ini mempunyai penilaian yang sama akan makna bunga. Bunga dipakai untuk menyatakan perasaan seseorang baik dalam kesedihan maupun kegembiraan. Kita mengirimkan karangan bungan bagi yang sedang merayakan ulang tahun, perkawinan, naik pangkat, atau dipilih menjadi anggota DPR atau Presiden. Kita mengirimkan juga karangan...Read more

Ekonomi Rakyat – Pendamping Minum Anggur

PENDAMPING MINUM ANGGUR Mengaku sudah berumur 71 tahun, kakek asal Cirebon ini sejak tahun 2002 berjualan kerang ijo rebus. Mukanya yang masih kelihatan lebih muda dari umurnya, menjelaskan bahwa sebelumnya bekerja di pabrik garmen yang kemudian ditutup dan terkena PHK. Dengan pesangon seadanya ia harus menjalankan kehidupan keluarganya, membelanjai seorang...Read more

Ekonomi Rakyat – Kuliner Keliling

KULINER KELILING Banyak yang mengatakan sekarang ini sedang krisis. Tetapi kta amati, mal dan pusat belanja terus dipadati pengunjung. Jam-jam tertentu, restoran, warung, rumah makan, kafe, dan food court atau pujasera, dipenuhi mereka yang tidak sempat pulang untuk makan, atau sengaja mencari makan diluar. Terutama saat ini semua tempat makan...Read more

Ekonomi Rakyat – Roti Panggang 1000 Rasa

ROTI PANGGANG 1000 RASA Lulus dan memiliki ijazah SMP bukan garansi bagi banyak anggota masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan. Demikianlah yang dialami oleh Taslimin, setelah tamat SMP, ia meninggalkan desanya dari Tegal, pergi merantau ke Jakarta mengadu nasib. Setelah berbulan-bulan tidak bisa mendapatkan pekerjaan, kemudian iapun terpaksa menjadi kuli serabutan. Untungnya...Read more

Ekonomi Rakyat – Pilpres dan Ekonomi Rakyat

PILPRES DAN EKONOMI RAKYAT Tiga pasangan capres-cawapres sudah dideklarasikan, merekapun sudah lolos kriteria KPU. SBY masih menjabat presiden, Mega pernah menjadi wapres dan presiden, JK masih menjabat wakil presiden. Mereka sebetulnya pernah berkuasa atau ikut berkuasa menentukan keberadaan ekonomi rakyat. Tetapi mengapa sekarang dalam menghadapi kampanye, masih menekankan perlunya pembangunan...Read more

Ekonomi Rakyat – Sudah Nasib Jadi Pemulung

SUDAH NASIB JADI PEMULUNG Umurnya sudah lebih tua dari republik ini. Perawakannya agak kurus, dan badannya membungkuk. Sorot matanyapun sudah lemah, sedang kulitnya berwarna gelap dan berkeriput, seperti buah sawo yang sudah layu. Sudah lebih dari 49 tahun pak Alimah yang berasal dari Cirebon bertempat tinggal didekat pasar Cisalak. Sekarang...Read more